1. Pengertian Zakat
- Secara bahasa: Berarti berkembang (النماء), berkah (البركة), dan menyucikan (الطهارة).
- Secara istilah fiqih: Sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan dari harta tertentu untuk diberikan kepada golongan tertentu (mustahiq).
وَسُمِّيَتْ بِذَلِكَ لِأَنَّ الْمَالَ يَنْمُو بِبَرَكَةِ إِخْرَاجِهَا وَدُعَاءِ الْآخِذِ
"Disebut zakat karena harta akan berkembang dengan keberkahan dari mengeluarkannya dan doa dari penerimanya."
— Syekh Taqiyuddin Abu Bakar bin Muhammad al-Hishni, Kifayatul Akhyar
2. Dasar Hukum
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
"Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat." (QS. Al-Baqarah: 43)
وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ
"Zakat yang kamu berikan untuk mencari ridha Allah, maka mereka itulah yang dilipatgandakan pahalanya." (QS. Ar-Rum: 39)
بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ... وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ
"Islam dibangun atas lima perkara… di antaranya menunaikan zakat." (HR. Bukhari & Muslim)
3. Sejarah Zakat
- Terdapat perbedaan pendapat ulama (ada yang berpendapat sebelum hijrah).
- Pendapat Masyhur:
- Zakat Mal: Tahun 2 H (Syawal)
- Zakat Fitrah: Menjelang Idul Fitri - Rujukan: Sulaiman al-Jamal, Hasyiyah al-Jamal ‘ala al-Minhaj, jilid 2, hlm. 96
4. Hikmah Zakat
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
"Ambillah zakat dari harta mereka untuk membersihkan dan menyucikan mereka." (QS. At-Taubah: 103)
وَلَوْ أُخْرِجَتِ الزَّكَاةُ... لَمَا بَقِيَ فَقِيرٌ أَبَدًا
"Jika zakat ditunaikan dengan benar, niscaya tidak akan ada orang miskin di muka bumi."
5. Jenis-Jenis Zakat
Zakat Fitrah
- • Wajib bagi setiap Muslim
- • Dikeluarkan sebelum Idul Fitri
- • Besaran: ± 1 sha’ (2,5 – 3 kg makanan pokok)
Dalil: HR. Bukhari & Muslim
Zakat Mal
Meliputi: Emas & perak, Perdagangan, Pertanian, Peternakan, Penghasilan.
وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ
(QS. Adz-Dzariyat: 19)
6. Golongan Penerima Zakat (Mustahiq)
إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ
(QS. At-Taubah: 60)
Fakir
Miskin
Amil
Muallaf
Riqab
Gharim
Fi Sabilillah
Ibnu Sabil
7 & 8. Penyaluran & Bentuk Zakat Mal
Zakat dapat disalurkan melalui Lembaga Amil resmi (seperti Masjid) atau langsung kepada Mustahiq. Terkait bentuk penyaluran, terdapat perbedaan pandangan Ulama:
Mayoritas (Syafi’i, Maliki, Hanbali)
Tidak boleh mengganti zakat dengan nilai/barang lain.
لَا يَجُوزُ إِخْرَاجُ الْقِيمَةِ...
(Imam An-Nawawi)
Mazhab Hanafi
Membolehkan zakat dalam bentuk nilai/barang yang setara. Alasannya: Untuk kemudahan & demi kemaslahatan penerima.
9. Kesimpulan: Solusi Ekonomi Umat
- Zakat adalah kewajiban penting dan memiliki fungsi ibadah serta sosial.
- Dapat menjadi solusi ekonomi umat jika dikelola dengan benar.
- Perbedaan pendapat fiqih menunjukkan keluasan dan keindahan syariat.
10. Ayo Tunaikan Zakat!
Mari tunaikan zakat Anda melalui Masjid Agung agar tepat sasaran, amanah, dan sesuai syariat.
Dikelola oleh Amil Resmi Masjid