Pemkab Gresik Resmikan Fasilitas Eskalator di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim
Berita
Sunday, 03 May 2026
01:59 WIB
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan kado istimewa bagi jamaah Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim (MAG).
Fasilitas eskalator resmi dioperasikan untuk menunjang kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah, terutama bagi para lansia.
Peresmian fasilitas ini dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten 1) Sekda Kabupaten Gresik, Suprapto, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Pemkab Gresik ke-52 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-539.
Dalam sambutannya, Suprapto menyampaikan pesan dari Bupati Gresik bahwa pembangunan eskalator ini bukan sekadar mengejar kemegahan fisik, melainkan bentuk ikhtiar pemerintah dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman di rumah ibadah.
“Fasilitas ini bisa digunakan oleh seluruh jamaah, namun prioritas utama kita adalah membantu para lansia agar lebih mudah mengakses lantai dua. Mudah-mudahan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Suprapto, Jumat (13/2).
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik, Ida Lailatussa’diyah, menambahkan bahwa pengoperasian eskalator ini memang ditargetkan rampung sebelum Ramadan agar jamaah semakin antusias memakmurkan masjid.
“Kami mengimbau agar fasilitas ini dijaga bersama agar awet. Dengan adanya eskalator, tidak ada lagi kendala fisik bagi jamaah yang ingin beribadah di lantai atas,” jelas Ida.
Sekretaris Masjid Agung Gresik, Ahmad Jazuli, menyambut baik langkah Pemkab. Menurutnya, penambahan eskalator ini selaras dengan program pengembangan masjid yang kini mulai memasuki usia 25 tahun.
“Selain eskalator, kami juga tengah melakukan pengecatan ulang, pembenahan bangunan, hingga penataan area PKL. Mengingat Masjid Agung kini menjadi rujukan utama bagi para peziarah dari luar kota,” kata Jazuli.
Untuk menjaga ketahanan mesin dan efisiensi, pengelola telah menetapkan jam operasional khusus. Eskalator akan mulai dinyalakan pada pukul 11.00 WIB hingga selesai waktu shalat Isya.
Fasilitas eskalator resmi dioperasikan untuk menunjang kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah, terutama bagi para lansia.
Peresmian fasilitas ini dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten 1) Sekda Kabupaten Gresik, Suprapto, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Pemkab Gresik ke-52 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-539.
Dalam sambutannya, Suprapto menyampaikan pesan dari Bupati Gresik bahwa pembangunan eskalator ini bukan sekadar mengejar kemegahan fisik, melainkan bentuk ikhtiar pemerintah dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman di rumah ibadah.
“Fasilitas ini bisa digunakan oleh seluruh jamaah, namun prioritas utama kita adalah membantu para lansia agar lebih mudah mengakses lantai dua. Mudah-mudahan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Suprapto, Jumat (13/2).
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik, Ida Lailatussa’diyah, menambahkan bahwa pengoperasian eskalator ini memang ditargetkan rampung sebelum Ramadan agar jamaah semakin antusias memakmurkan masjid.
“Kami mengimbau agar fasilitas ini dijaga bersama agar awet. Dengan adanya eskalator, tidak ada lagi kendala fisik bagi jamaah yang ingin beribadah di lantai atas,” jelas Ida.
Sekretaris Masjid Agung Gresik, Ahmad Jazuli, menyambut baik langkah Pemkab. Menurutnya, penambahan eskalator ini selaras dengan program pengembangan masjid yang kini mulai memasuki usia 25 tahun.
“Selain eskalator, kami juga tengah melakukan pengecatan ulang, pembenahan bangunan, hingga penataan area PKL. Mengingat Masjid Agung kini menjadi rujukan utama bagi para peziarah dari luar kota,” kata Jazuli.
Untuk menjaga ketahanan mesin dan efisiensi, pengelola telah menetapkan jam operasional khusus. Eskalator akan mulai dinyalakan pada pukul 11.00 WIB hingga selesai waktu shalat Isya.
Share :
Berita Terbaru